Intervensi Literasi Lingkungan Berbasis Praktik di Pesantren Nanggerang, Kabupaten Bogor
Keywords:
Literasi Lingkungan, Pesantren, Urban Farming, Anak, HabitusAbstract
Program pengabdian masyarakat ini bertujuan menginisiasi literasi lingkungan dan pemanfaatan lahan kosong di Pesantren Nanggerang, Bogor, sebagai kebun yang bermanfaat secara ekologis maupun ekonomis. Pesantren dipilih karena merupakan komunitas pendidikan yang memiliki potensi sebagai ruang pembentukan nilai keberlanjutan sekaligus moderasi sosial. Pada tahap pertama ini, fokus kegiatan diarahkan pada persiapan lahan, edukasi dasar urban farming, dan pengelolaan sampah menjadi kompos. Kegiatan dilaksanakan melalui serangkaian pelatihan mengenai pemilahan sampah, pembuatan eco-craft, persiapan raised bed, cara menyemai benih, serta pengolahan sampah dapur menjadi kompos dan pupuk organik cair. Sebanyak 11–20 anak terlibat dalam setiap sesi dan menjadi penerima manfaat program melalui peningkatan pengetahuan dan keterampilan dasar pengelolaan lingkungan serta perawatan tanaman di pesantren. Meskipun kondisi lahan kebun masih dalam proses perapihan dan perilaku memilah sampah belum terbentuk sebagai habitus, tahap ini telah berhasil membuka arena praktik ekologis baru di lingkungan pesantren dan memperkenalkan makna ekologis dari tanaman yang dikonsumsi sehari-hari. Dengan demikian, capaian Tahap 1 menjadi fondasi penting bagi keberlanjutan program pada tahap selanjutnya, ketika kebun pesantren telah siap dimanfaatkan secara optimal untuk penguatan ketahanan pangan dan peningkatan kesadaran ekologis komunitas.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Dhita Hapsarani, Ratna Djuwita, Ratna Djumala, Dina N. Tuasuun, Nor Islafatun, Sayidatul Ummah (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.