KENAL WAYANG: IMPLEMENTASI TEKNOLOGI DIGITAL UNTUK PELESTARIAN BUDAYA WAYANG MELALUI LAMAN MUSEUM WAYANG
Keywords:
Budaya, Museum, Laman, WayangAbstract
Transformasi digital adalah hal yang tidak terhindarkan karena saat ini terdapat pergeseran pola dan interaksi manusia yang membutuhkan informasi dan layanan yang serba cepat. Khususnya pada keberadaan museum sebagai ruang penyimpanan benda yang memiliki nilai histori dan budaya sudah sepatutnya menyesuaikan diri dengan kehadiran teknologi. Digitalisasi perlu dilakukan untuk menyesuaikan persebaran informasi yang menuntut untuk dapat diakses dengan mudah, efisien, dan dapat diakses di mana saja. Museum Griya Wayang sebagai salah satu museum yang turut menjaga nilai budaya wayang, belum memiliki jaringan teknologi yang memadai yang dapat menjangkau jaringan lebih luas. Maka, Pengabdian masyarakat ini berinisiasi untuk melakukan pendampingan bangun laman museum Griya Wayang yang bertujuan agar implementasi teknologi dan digitalisasi pada Museum Griya Wayang dapat menjangkau jaringan yang lebih luas dan meningkatkan aksesibilitas informasi Griya Wayang kepada masyarakat luas. Harapannya laman museum tersebut dapat menjadi media informasi yang tidak hanya menampilkan koleksi, tetapi juga sarana pendidikan dan peningkatan kesadaran budaya melalui konten edukatif seperti artikel, video, atau, dan informasi lain terkait museum tersebut.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Risky Chairani Putri, Aditya Eko Andrianto (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.